Untuk kesekian kali, aku mencoba untuk teruz bertahan. memahami semua rasa dan kepenatan yang selalu kulalui, aku merasa tak pernah ada kesempatan untuk jadi lebih baik lagi. aku masih merasakan menjadi orang yang paling hina dan terus terpuruk dengan keadaan ini. seolah olah aku akan teruz mengeluh dan mengeluh. tanppa tau pasti kapan aku bisa berakhir bahagia. menikmati semua detik kenyamanan dan kebahagiaan.

aku tau aku tak perlu berharap banyak ini semua hanya ujian dan tantangan yang tak ayal selalu menjadikan aku tumbal menghadapi ini semua. aku ragu untuk terus berputar dan merenda dari bawah. karena aku tau ini semua susah untuk aku hadapi. aku lemah aku linglung.

aku ingin menjauh tapi aku tak bisa, ingin lari tapi aku terlalu jauh terseret. aku lemah tak tau lagi. bertahan atau mengindari.

semua seolah – olah membentengi diri tanpa ada perisai yang membentang.